Dalam sistem IoT untuk pemantauan
kualitas air, sensor bukan sekadar alat ukur. Namun, merupakan bagian dari
keseluruhan sistem analisis yang menentukan bagaimana kondisi air diterjemahkan
menjadi data. Karena itu, cara sensor menerima sampel air di lapangan sangat
menentukan kualitas, stabilitas, dan keterwakilan data yang dihasilkan.
Di lapangan, pengukuran kualitas
air tidak selalu dilakukan dengan cara yang sama. Ada beberapa pendekatan
bagaimana air diambil atau dialirkan ke sensor sebelum datanya dikirim secara
kontinu dan real-time. Pendekatan ini dalam kimia analitik proses dibedakan
berdasarkan posisi analisis terhadap proses air itu sendiri.
1. In-line / In situ

Pada metode ini, sensor ditempatkan langsung di badan air atau aliran utama. Tidak ada proses pengambilan atau pemindahan sampel. Sensor membaca kondisi air apa adanya, pada saat itu juga. Karena pengukuran terjadi langsung di media proses, metode ini dianggap paling dekat dengan kondisi nyata.
2. Online monitoring


Berbeda dengan in situ, pada
metode online, air tidak diukur langsung di aliran utama. Air terlebih dahulu
dialirkan ke sensor melalui jalur tertentu, misalnya menggunakan pompa atau
saluran by-pass. Di sinilah flow-through system berada. Air mengalir
secara kontinu melewati sel pengukuran, lalu dibaca oleh sensor secara
real-time. Metode ini tetap otomatis dan kontinu, tetapi masih melibatkan
proses pengaliran sampel ke alat ukur.
3. At-line monitoring


Pada pendekatan ini, sampel air diambil dari
proses dan dianalisis di dekat lokasi, namun tidak terhubung langsung dengan
aliran utama. Biasanya masih memerlukan intervensi operator, sehingga tidak
sepenuhnya real-time.
4. Off-line monitoring


Ini adalah pendekatan paling
konvensional. Sampel air diambil dari lapangan dan dibawa ke laboratorium untuk
dianalisis. Akurat untuk analisis tertentu, tetapi tidak merepresentasikan
kondisi real-time karena adanya jeda waktu dan potensi perubahan karakteristik
sampel.
Pada akhirnya, pemantauan kualitas air berbasis IoT tidak hanya berbicara tentang sensor, jaringan, atau dashboard digital. Lebih dari itu, ia ditentukan oleh bagaimana air diperlakukan sejak awal proses analisis. Karena data real-time yang baik selalu berawal dari desain sistem sampling yang tepat—bahkan sebelum angka pertama muncul di layar.
Untuk metode yang tepat sesuai kebutuhan, dapat Hubungi Kami.
Pada akhirnya, pemantauan kualitas air berbasis IoT tidak hanya berbicara tentang sensor, jaringan, atau dashboard digital. Lebih dari itu, ia ditentukan oleh bagaimana air diperlakukan sejak awal proses analisis. Karena data real-time yang baik selalu berawal dari desain sistem sampling yang tepat—bahkan sebelum angka pertama muncul di layar.
Untuk metode yang tepat sesuai kebutuhan, dapat Hubungi Kami.
Sumber:
Farouk, M. I. H. Z., Jamil, Z., & Abdul Latip, M. F. (2023). Towards online surface water quality monitoring technology: A review. Environmental Research, 238, Article 117147. https://doi.org/10.1016/j.envres.2023.117147
Hossain, S. M. Z., & Mansour, N. (2019). Biosensors for on-line water quality monitoring – a review. Arab Journal of Basic and Applied Sciences, 26(1), 502–518. https://doi.org/10.1080/25765299.2019.1691434
Kumar, M., Khamis, K., Stevens, R., Hannah, D. M., & Bradley, C. (2024). In-situ optical water quality monitoring sensors—applications, challenges, and future opportunities. Frontiers in Water, 6, Article 1380133. https://doi.org/10.3389/frwa.2024.1380133