Skip ke Konten

Metode Pengukuran Kualitas Air Limbah Secara Online, Kontinu, dan Real-Time

Lingkungan
26 Januari 2026 oleh
Metode Pengukuran Kualitas Air Limbah Secara Online, Kontinu, dan Real-Time
PT Sensor Teknologi Indonesia, Tim Bisnis
| Belum ada komentar
Dalam sistem IoT untuk pemantauan kualitas air, sensor bukan sekadar alat ukur. Namun, merupakan bagian dari keseluruhan sistem analisis yang menentukan bagaimana kondisi air diterjemahkan menjadi data. Karena itu, cara sensor menerima sampel air di lapangan sangat menentukan kualitas, stabilitas, dan keterwakilan data yang dihasilkan.


Di lapangan, pengukuran kualitas air tidak selalu dilakukan dengan cara yang sama. Ada beberapa pendekatan bagaimana air diambil atau dialirkan ke sensor sebelum datanya dikirim secara kontinu dan real-time. Pendekatan ini dalam kimia analitik proses dibedakan berdasarkan posisi analisis terhadap proses air itu sendiri.

1. In-line / In situ

Pada metode ini, sensor ditempatkan langsung di badan air atau aliran utama. Tidak ada proses pengambilan atau pemindahan sampel. Sensor membaca kondisi air apa adanya, pada saat itu juga. Karena pengukuran terjadi langsung di media proses, metode ini dianggap paling dekat dengan kondisi nyata.

2. Online monitoring
Berbeda dengan in situ, pada metode online, air tidak diukur langsung di aliran utama. Air terlebih dahulu dialirkan ke sensor melalui jalur tertentu, misalnya menggunakan pompa atau saluran by-pass. Di sinilah flow-through system berada. Air mengalir secara kontinu melewati sel pengukuran, lalu dibaca oleh sensor secara real-time. Metode ini tetap otomatis dan kontinu, tetapi masih melibatkan proses pengaliran sampel ke alat ukur.
 
 
3. At-line monitoring
Pada pendekatan ini, sampel air diambil dari proses dan dianalisis di dekat lokasi, namun tidak terhubung langsung dengan aliran utama. Biasanya masih memerlukan intervensi operator, sehingga tidak sepenuhnya real-time.

4. Off-line monitoring
Ini adalah pendekatan paling konvensional. Sampel air diambil dari lapangan dan dibawa ke laboratorium untuk dianalisis. Akurat untuk analisis tertentu, tetapi tidak merepresentasikan kondisi real-time karena adanya jeda waktu dan potensi perubahan karakteristik sampel.

Pada akhirnya, pemantauan kualitas air berbasis IoT tidak hanya berbicara tentang sensor, jaringan, atau dashboard digital. Lebih dari itu, ia ditentukan oleh bagaimana air diperlakukan sejak awal proses analisis. Karena data real-time yang baik selalu berawal dari desain sistem sampling yang tepat—bahkan sebelum angka pertama muncul di layar.
 
Untuk metode yang tepat sesuai kebutuhan, dapat Hubungi Kami.

Sumber:

Farouk, M. I. H. Z., Jamil, Z., & Abdul Latip, M. F. (2023). Towards online surface water quality monitoring technology: A review. Environmental Research, 238, Article 117147. https://doi.org/10.1016/j.envres.2023.117147


Hossain, S. M. Z., & Mansour, N. (2019). Biosensors for on-line water quality monitoring – a review. Arab Journal of Basic and Applied Sciences, 26(1), 502–518. https://doi.org/10.1080/25765299.2019.1691434


Kumar, M., Khamis, K., Stevens, R., Hannah, D. M., & Bradley, C. (2024). In-situ optical water quality monitoring sensors—applications, challenges, and future opportunities. Frontiers in Water, 6, Article 1380133. https://doi.org/10.3389/frwa.2024.1380133



Metode Pengukuran Kualitas Air Limbah Secara Online, Kontinu, dan Real-Time
PT Sensor Teknologi Indonesia, Tim Bisnis 26 Januari 2026
Arsip
Masuk untuk meninggalkan komentar