Standar Kualitas Air Baku adalah sekumpulan parameter dan batasan kualitas yang digunakan untuk menilai dan mengendalikan kualitas air yang digunakan sebagai bahan baku untuk pasokan air minum. Air baku adalah sumber air yang belum diolah yang dapat berasal dari sungai, danau, sumur, mata air, atau sumber lainnya yang akan diproses menjadi air minum yang aman untuk konsumsi manusia..
Standar kualitas air mentah penting untuk melindungi kesehatan masyarakat dan lingkungan. Tujuan dari standar kualitas air mentah adalah untuk memastikan bahwa air yang digunakan sebagai bahan baku untuk produksi air minum tidak mengandung kontaminan yang dapat membahayakan kesehatan manusia atau lingkungan..
Pengolahan air baku oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) melibatkan serangkaian langkah dan proses untuk mengubah air baku yang diambil dari sumber alami seperti sungai, danau, atau mata air menjadi air minum yang aman dan berkualitas. Proses pengolahan air ini dapat bervariasi tergantung pada kondisi lokal, kualitas air baku, dan sumber daya yang tersedia..
Oleh karena itu, air baku yang berfungsi sebagai bahan mentah untuk diolah menjadi air minum harus dipantau secara ketat terkait standar kualitas, agar air tersebut aman untuk dikonsumsi setelah melalui serangkaian pengolahan.
Sebagian besar pabrik di Indonesia sudah memiliki instalasi pengolahan air limbah (IPAL). Ini adalah instalasi yang terletak di dalam pabrik yang berfungsi untuk mengolah limbah cair sebelum dibuang ke lingkungan, agar memenuhi standar. Dengan demikian, limbah yang dibuang tidak merusak ekosistem atau menurunkan standar kualitas air baku sungai.
PT Sensor Teknologi Indonesia telah berperan dalam memantau standar kualitas air baku melalui produk Sensync Qua.
Sensync Qua Sparing ditujukan untuk beberapa jenis industri, sesuai dengan rekomendasi dari KLHK. Dalam perjalanannya, ia memberikan manfaat nilai untuk memantau limbah cair yang dihasilkan dari pengolahan di IPAL. Dengan demikian, data dapat divalidasi untuk setiap penyewa yang telah dilengkapi dengan Sparing.
Sementara itu, Sensync Qua Onlimo digunakan untuk mengukur standar kualitas air mentah di sungai, dengan menggunakan beberapa parameter pengujian. Dengan demikian, data dapat divalidasi sebagai hasil kolektif dari pengukuran terhadap parameter pencemaran air di sungai.
Kami, PT Sensor Teknologi Indonesia, sangat peduli terhadap upaya membangun Ekonomi Berkelanjutan. Ini adalah konsep yang menekankan pentingnya pertumbuhan ekonomi jangka panjang tanpa merusak atau mengorbankan sumber daya alam, lingkungan, dan kesejahteraan generasi mendatang.
Dalam konteks ini, menjaga kualitas air dan mencegah pencemaran air adalah elemen penting dari Ekonomi Berkelanjutan. Mari kita semua berpartisipasi dalam setiap langkah yang kita ambil untuk menjaga standar kualitas air baku demi masa depan yang lebih baik.